krisis iklim

Anies Baswedan Ajak Generasi Kiwari Atasi Krisis Iklim

Krisis iklim sudah di depan mata, bukan lagi hanya terjadi di Indonesia tetapi sudah hampir merata di seluruh dunia. Dampaknya pun sudah bisa kita lihat, contohnya di Indonesia sendiri semakin banyak daerah pesisir pantai yang tenggelam karena fenomena naiknya permukaan air laut. Dan peristiwa ini terjadi bukan lagi sehari atau dua hari saja, melainkah sudah bertahun-tahun dan belum ada komitmen penyelesaian yang terealisasikan.

Kecuali Anies Baswedan yang sudah berani melakukan terobosan nyata dan hasilnya pun sudah bisa dinikmati oleh warga Jakarta. Meskipun baru di Jakarta tetapi aksi ini bisa menjadi contoh untuk semua daerah di Indonesia yang mengalami krisis iklim. Dan tentunya krisis iklim di Indonesia tak bisa diselesaikan sendiri, harus ada kolaborasi dengan generasi kiwari yang aware akan lingkungan di sekitar mereka.

Atasi Krisis Iklim Perlu Kolaborasi dan Diplomasi

Penanganan krisis iklim sudah tidak bisa menunggu isu-isu negara yang belum terselesaikan. Mengapa? Karena terjadinya krisis iklim sudah mengancam kedaulatan Republik ini, apabila tidak segera diselesaikan sudah bisa dipastikan batas terluar Indonesia akan hilang. Bukan itu saja dampaknya, karena imbas paling parah akan dialami oleh masyarakat miskin yang ada di pulau terdepan Indonesia. Mereka akan mengalami dampak ekonomi karena hilangnya tempat tinggal mereka selama ini.

Sehingga sayang sekali kalau masalah krisis iklim tidak menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan, padahal kita semua paham masalah ini menyangkut kepentinggan jutaan warga di Indonesia. Oleh karena itu kita butuh penyelenggara negara yang berpihak ke permasalahan ini, bukan kepada mereka yang punya kepentingan.

Jangan sampai kebijakan yang terlontar malah hanya bisa dinikmati pihak tertentu saja, sedangkan kepentingan jutaan orang terabaikan. Dan dari pada menunggu realisasi penyelenggara negara yang tidak pasti, Anies Baswedan mengajak warga Indonesia untuk berkolaborasi dan menjadi problem solver krisis iklim.

Karena jujur saja, krisis iklim tidak bisa diselesaikan sendiri harus ada langkah kolaborasi dan diplomasi. Apalagi di Indonesia terdiri dari banyak keberagaman, sehingga penting untuk melibatkan masyarakat adat untuk penyelesaian permasalahan di berbagai daerah.

Contoh Kolaborasi Anies Baswedan dengan Generasi Kiwari Jakarta

Sebagai gubernur Jakarta, Anies sudah membuka ruang kolaborasi dengan masyarakatnya. Contohnya terjalinnya kolaborasi dengan komunitas Ciliwung Condet untuk menjaga dan merawat ekosistem biologis yang ada di sungai Ciliwung. Hal ini tentu juga berdampak positif kepada ekosistem sosial mereka.

Selain berkolaborasi, kita juga butuh langkah diplomasi yang nyata dengan berbagai komunitas internasional. Karena masalah krisis iklim sudah tidak berbatas wilayah teritorial, tetapi sudah menjadi masalah yang mengancam keberlangsungan kehidupan di seluruh dunia.

Maka sebagai generasi Indonesia kita harus lebih aktif dalam melakukan langkah diplomasi di komunitas internasional. Yaitu dengan mendorong percepatan agenda keadilan iklim dan menentukan arah penyelesaian sendiri sesuai dengan kondisi riil Indonesia. Jangan sampai langkah diplomasi yang dilakukan hanya menjadi politik transaksional dan kita mau-mau saja dimanfaatkan kekayaan alamnya.

Anies Baswedan menggagas, keadilan iklim bisa dicapai apabila fokus kita ke ekosistem sosial dimana terjadi kolaborasi yang apik di sektor ekonomi dan ekologi. Keduanya harus berjalan beriringan dan dengan langkah yang komprehensif. Diantara gagasan yang sedang diusahakan adalah sebagai berikut:

  1. Harus mengutamakan perspektif ekosistem sosial dalam pembangunan di Indonesia. Jangan lagi menggunakan cara lama yang mengorbankan lingkungan. Karena sudah pasti keadilan iklim tidak akan tercapai kalau lingkungan rusak.
  2. Penegakan hukum mutlak harus dilakukan apabila ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan mencederai keadilan iklim di Indonesia. Ingat keadilan iklim butuh perjualan yang sangat panjang dan lintas generasi, mengingat bumi ini nanti kita wariskan pada mereka generasi kiwari.
  3. Berkolaborasi dengan generasi kiwari, menggugah rasa mereka untuk merasa punya masalah yang sama dan bersama-sama mencari kebaruan solusi. Mari berikan ruang yang luas untuk generasi kiwari berkomitmen mewujudkan keadilan iklim versi mereka. Yang pasti kepedulian lingkungan tidak lagi jadi aktivisme sebagian kelompok tetapi sudah menjadi kewajaran baru dan menjadi bagian dari gaya hidup mereka.

Yuk kita dukung gagasan apik ini demi menyelamatkan kedaulatan bangsa dengan secara sukarela berkolaborasi. Dan mencari kebaruan solusi untuk lingkungan hidup di Indonesia yang lebih memanusiakan manusia serta tidak lagi ada keberpihakan yang merugikan.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *