Anies Baswedan

Anies Baswedan Siap Jadi Presiden Pertama yang Bebaskan PBB

Pemilihan Presiden 2024 sudah ada di depan mata, semua orang pasti sedang sibuk menyiapkan kriteria pemimpin yang seperti apa yang sedang dibutuhkan Indonesia sekarang ini. Dan dari banyak kriteria yang masuk, pasti sudah ada beberapa nama yang muncul ke permukaan.

Satu diantaranya adalah Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024. Kenapa Anies Baswedan? Tentu ketika muncul nama Anies yang muncul dibenak kita adalah kesuksesannya dalam membangun Jakarta sewaktu beliau jadi Gubernur.

Banyak lahir kebijakan yang pro rakyat yang digambarkan Anies ketika memimpin Jakarta. Beliau begitu mahir dalam menelurkan gagasan baru yang sesuai dengan kebutuhan rakyat, dalam hal ini warga Jakarta. Ia tau warganya sedang butuh apa, kenapa, dan ia siap dengan solusi yang mampu membuat warganya tersenyum.

Dan salah satu kebijakan yang belum pernah dicetuskan di daerah lain oleh pemimpinnya adalah kebijakan pembebasan PBB pada sektor tertentu. Ini adalah kebijakan yang jadi angin segar bagi warga Jakarta pada saat itu, karena beberapa diantara mereka pasti ada yang merasa terbebani dengan kewajiban ini.

Alasan Anies Baswedan Membebaskan PBB

Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB merupakan sebuah ketentuan yang mengharuskan warga Indonesia untuk membayar pajak terhadap bumi dan bangunan yang mereka miliki. Baik itu tempat tinggal, kantor, rumah usaha dan sebagainya punya beban pajak.

Anies Baswedan beralasan penggratisan ini sebenarnya dilatar belakangi oleh kebutuhan dasar manusia yang butuh papan. Tidak peduli strata mereka di masyarakat, mereka tetap manusia yang butuh tempat tinggal. Dan tidak semua orang mampu untuk membayarkan pajak PBB ini, sehingga Anies sedikit meringankan beban mereka.

Bila kita telaah dengan seksama, yang dilakukan Anies Baswedan ini adalah cara Beliau dalam mengimplementasikan sila ke-dua Pancasila. Rasa kemanusiaan yang dimilikinya menelurkan kebijakan yang bisa membantu masyarakat Jakarta untuk bertahan hidup disana.

Fakta lain juga mendukung kebijakan yang diambil Anies, yaitu terkait banyaknya keluarga bahkan dari keturunan pahlawan yang hampir saja terusir dari Jakarta karena alasan tidak mampu membayar pajak. Sangat miris memang, padahal kita semua tau pahlawan terdahululah yang membuat kita punya Tanah Air Indonesia ini.

Anies pun di channel Youtube pribadinya menyebutkan bahwa rasa adil sudah tidak ia temukan lagi dalam perpajakan karena banyaknya keluarga pahlawan yang harus pergi dari Jakarta karena pajak. Padahal di Jakarta banyak sekali keluarga keturunan pahlawan.

Dan fakta lainnya adalah berkembangnya daerah tinggal mereka menjadi tempat elite yang mahal dan dengan pajak yang mahal pula. Yang mana menjadikan mereka yang tidak mempunyai ekonomi cukup secara halus terusir dari tempat awal mereka tinggal.

Menurut Calon Presiden 2024 ini, hal tersebut harusnya tidak sampai terjadi dan tidak dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. Jangan sampai Jakarta hanya jadi tempat tinggal bagi mereka yang sanggup membayar pajak yang mahal. Meskipun nyatanya naiknya pajak PBB cara untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jakarta yang punya penghasilan terbatas.

Oleh karena itu, lahirnya kebijakan ini tentu menjadi angin segar bagi warga Jakarta yang berpenghasilan terbatas tapi sudah punya rumah tinggal disana. Dengan begitu mereka tetap bisa tinggal di Jakarta tanpa harus beban membayar pajak PBB.

Meskipun dalam pelaksanaannya juga ada ketentuan dan aturan yang berlaku. Dimana pembebasan PBB berlaku untuk 60 meter pertama lahan dan juga 36 meter pertama bangunan. Hal ini memang disesuaikan dengan ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang terkait dengan rumah sehat sederhana.

Kepedulian Anies Menjamin Masyarakat Sejahtera

Jakarta yang sekarang adalah gambaran kesuksesan Anies Baswedan dalam kepemimpinannya. Semua kebijakan yang ia buat mempertimbangkan kepentingan masyarakat banyak dan bukan hanya untuk sekelompok orang saja.

Dan melihat kondisi Indonesia sekarang, gaya kepemimpinan Anies Baswedan lah yang dibutuhkan. Dengan begitu rakyat akan terprioritaskan, bisa jadi Anies juga menerapkan kebijakan pembebasan PBB ini untuk seluruh daerah di Indonesia. Tentu saja iming-iming seperti ini tidak boleh kita lewatkan. Dan tidak berhenti di PBB saja gambaran kesuksesan Anies dengan inovasi yang dibawa juga sudah terlihat di depan mata jika melihat kondisi Jakarta sekarang.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *